PULUHAN PELAJAR YANG TERGABUNG DALAM IPNU IPPNU BELAJAR CARA BUDIDAYA IKAN HIAS DI WISATA MANGROVE TAMBA'AN
- Feb 09, 2025
- ABDUL WAHAB
SeputarTamba'an, Hari ini, Minggu 9 Februari 2025 pagi tidak seperti biasanya, di gazebo literasi kampung bahari nusantara menjadi tempat maraton kegiatan. Kegiatan taman baca yang diselenggarakan oleh Karang Taruna Bina Hangtuah Kelurahan Tamba'an diawali dengan kedatangan tamu dari mahasiswa Universitas Merdeka Pasuruan, mereka mengisi kegiatan literasi di taman baca tersebut.
Selanjutnya setelah dari pihak kampus Unmer Pasuruan, gazebo taman baca kembali menyambut tamu dari pelajar putra dan putri yang tergabung dalam Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PAC IPNU-IPPNU) Kecamatan Panggungrejo Kota Pasuruan. Mereka hadir atas inisiatif majelis alumni yang menginginkan adanya kegiatan positif yang sinergi dan bisa dikolaborasikan dengan adik adik mereka yang masih sebagai pengurus aktif IPNU-IPPNU.
Shohibul Hujjah atau kerap disapa Gus Shohib selaku ketua Majelis IPNU Kota Pasuruan bersyukur kegiatan pada siang hari itu dapat digagas oleh sejawatnya sesama alumni agar adik-adiknya yang masih aktif di IPNU-IPPNU bisa mandiri mengelola dan memenejemen organisasi dengan baik dan sesuai AD ART banom NU termuda tersebut.
Sedangkan Abdul Wahab selaku pemateri utama dalam acara itu antusias menjelaskan program budidaya dengan gamblang dan panjang lebar, dimulai tahap persiapan, kebutuhan pokok dalam budidaya serta output dan income-nya. Ia menjawab pertanyaan peserta satu persatu berdasar pengalamannya sejak kecil budidaya ikan guppy, ia menuturkan "persiapan awal adalah menyiapkan wadah seukuran galon untuk awal budidaya indukan, nanti setelah hamil ikan itu di pisahkan agar bisa melahirkan, tidak perlu wadah besar untuk itu, setelah melahirkan indukan sudah bisa dicampur kembali dengan kawanannya, lalu anakan dirawat dan dikumpulkan berdasarkan ukuran, hal tersebut bisa meminimalisir kematian anakan akibat indukan yang memangsa anaknya sendiri, lalu kualitas air perlu dijaga karena sumber penyakit itu dari air, kotoran ikan akan berubah menjadi amonia kalau dibiarkan menjadi sebab ikan tak sehat bahkan mati, terus airnya jika dari air sumur atau air tanah bisa langsung dipakai sedang kalau air dari PDAM harus diendapkan dulu karena air itu mengandung bahan kimia", panjang lebar ia menjelaskan.
Mantan ketua CBP IPNU Kota Pasuruan itu juga menerangkan, "selanjutnya ikan yang sejumlah 300 ekor itu bisa dibagi ke peserta, pakannya juga tak sulit cukup dikasih pellet paling kecil (PF 500) sehari cuma sekali, nanti setelah 3 bulan ikan sudah dapat dipanen, karena kita bisa memakai jaringan IPNU-IPPNU yang mana bila seorang anggota punya 10 ekor ikan yang siap jual misalnya, bisa diakomodir dan dikumpulkan bersama ikan hasil budidaya anggota lainnya, jika sudah terkumpul banyak bisa untuk dijual borongan, atau kalau mau keuntungan lebih bisa dijual bijian, dan itu bisa memberi masukan bagi anggota atau menjadi kas organisasi". Pungkas Abdul Wahab yang juga sebagai ketua ranting NU Kelurahan Tamba'an.
Atas kegiatan tersebut, ketua PAC IPNU Panggungrejo Kota Pasuruan mengapresiasi kolaborasi kegiatan antara organisasinya dengan pembinaan yang dilakukan majelis alumni IPNU, Ahmad Farid Abduh berterima kasih atas motivasi dan arahan para seniornya itu, ia mendukung program budidaya ikan hias jenis Guppy dengan langsung membelikan pakan dan mengupayakan media untuk budidaya bagi anggota anggotanya, "pertama tama kami atas nama PAC IPNU-IPPNU Panggungrejo mengucapkan syukur dan berterima kasih atas arahan dan masukan para senior, kami merasa terbantu mendapat banyak ilmu dan wawasan, kedepannya ini akan kami tingkatkan, akan kami buatkan kontes" ungkapnya. Ia juga menyampaikan, budidaya ikan bakal menjadi branding PAC IPNU-IPPNU Panggungrejo dan menjadi percontohan kegiatan bagi PAC lainnya.
(Chas)