KOTA PASURUAN PERLUAS AKSES LAYANAN KESEHATAN GRATIS, DORONG IMUNISASI DAN AKTIVASI BPJS
- Mar 31, 2026
- ABDUL WAHAB
SeputarTambaan, Panggungrejo Kota Pasuruan — Pemerintah Kota Pasuruan memperluas akses layanan kesehatan bagi warganya melalui program “Pelangi” dengan menyediakan fasilitas rawat inap gratis kelas III cukup dengan menunjukkan KTP. Kebijakan ini tetap mengharuskan masyarakat mengaktifkan Kartu Indonesia Sehat (KIS), termasuk bagi peserta yang masih memiliki tunggakan premi.
Hal tersebut disampaikan Dinas Kesehatan Kota Pasuruan dalam kegiatan Lokakarya Mini Lintas Sektor Tribulan 1 Tahun 2026 Kecamatan Panggungrejo yang digelar pada Selasa (31/3/2026) di Aula Kecamatan Panggungrejo. Melalui juru bicaranya, dr. Rahmat Sakur dari Puskesmas Kandangsapi, dijelaskan bahwa program tersebut juga membuka peluang bagi peserta BPJS Kesehatan yang sebelumnya tidak aktif untuk kembali mengaktifkan kepesertaannya.
Kegiatan ini dihadiri berbagai unsur lintas sektor, mulai dari jajaran Polsek Purworejo, Koramil melalui Babinsa, para lurah, kader kesehatan, Tim Penggerak PKK, hingga relawan Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) se-Kecamatan Panggungrejo.
Dalam kesempatan itu, dr. Rahmat juga menyoroti meningkatnya kasus penyakit menular campak yang saat ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Untuk menekan penyebaran, Dinas Kesehatan akan menggalakkan program imunisasi, khususnya bagi balita usia 9 hingga 59 bulan. Orangtua diimbau membawa buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) saat mengikuti layanan imunisasi.
Sementara itu, perwakilan Dinas Kesehatan Kota Pasuruan, Sukarno Budi Nur Cahyo, menyampaikan bahwa program Cek Kesehatan Gratis (CKG) akan dilaksanakan di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di Kota Pasuruan pada 6–30 April 2026. Ia menargetkan pelaksanaan program tersebut dapat mencapai 100 persen dalam periode tersebut.
Menurut Sukarno, pada tahun kedua pelaksanaan CKG, Pemerintah Kota Pasuruan akan lebih menitikberatkan pada peningkatan kualitas layanan. Hal ini menyusul capaian pada tahun pertama yang dinilai berhasil dalam aspek kuantitas, bahkan mengantarkan Kota Pasuruan sebagai salah satu daerah dengan pelaksanaan CKG terbaik di Jawa Timur.
(Chas)