ARTIKEL : 5 WAKTU DIANJURKAN MEMPERBANYAK ISTIGHFAR

  • Dec 07, 2024
  • ABDUL WAHAB

SeputarTamba'an, Sobat ST yang budiman, sejenak kita merenung untuk bermuhasabah diri, mengingat kembali akan dosa dosa yang pernah kita perbuat, tobat adalah pintu agar terbuka kesempatan meraih ridho-Nya, Sobat ST kembali lagi pada rubrik artikel, masih diasuh oleh Ustadz Herman Felani, S.Sy, MH mari kita simak pemahaman agama Islam terkait waktu dianjurkannya kita bertobat dan memperbanyak bacaan istighfar.

5 Waktu di anjurkan Memperbanyak Istighfar

Ada 5 waktu dianjurkan bagi kita untuk memperbanyak membaca istighfar. Menurut Syaikh Abdul Wahab As-Sya'roni dalam kitabnya Al-Minah As- Saniyyah 5 waktu yang dianjurkan memperbanyak istighfar adalah :

pertama, di awal dan akhir malam hari serta di awal dan akhir siang hari. Karena ada hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah yang artinya, Nabi saw bersabda, " Barang siapa yang buku catatan amalnya dilaporkan oleh Malaikat pencatat amal kepada Allah swt, kemudian Allah swt melihat amalan istighfar terletak di halaman pertama dan halaman terakhir buku laporan amal, maka Allah swt berkata: " wahai malaikat, Dosa yang tercatat diantara lembaran pertama dan terakhir dal buku laporan itu sudah saya ampuni". 

Maka sungguh beruntung seorang hamba yang buku laporan amalnya dipenuhi dengan istigfhar.

kedua, ketika rizki sedang seret. karena ada hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Hibban yang artinya, " Barang siapa yang senantiasa membaca istighfar maka Allah akan menjadikan jalan keluar di setiap kesulitannya, Allah akan menghilangkan kesusahannya dan memberinya rizki dari arah yang tidak di sangka sangka.

ketiga, ketika berbuat dosa. Karena ada hadits yang diriwayatkan oleh Imam Hakim yang artinya, " Siapapun orang islam yang melakukan dosa, maka Malaikat yang bertugas mencatat dosa pasti akan berhenti ( tidak langsung ) mencatat dosa yang dilakukan itu selama 3 jam. Tujuannya adalah menunggu apakah orang yang berbuat dosa ini mau minta ampunan apa tidak. Apabila orang yang berbuat dosa tersebut mau beriatighfar dalam 3 jam tersebut, maka Allah tidak akan menyiksanya kelak di akhirat". 

Keempat, di akhir amal ibadah atau kegiatan. Para ulama ahli ma'rifat telah bersepakat, bahwa membaca istighfar di akhir melakukam sesuatu hukumnya adalah sunnah. Disebutkan dalam hadits Bahwa Nabi saw membaca istighfar di setiap selesai sholat fardhu sebanyak 3 kali. Supaya menjadi syariat dan peringatan bagi ummat Nabi saw supaya mereka menyadari atas kurangnya taat mereka pada Allah swt. 

Kelima, Di saat kita dianggap sebagai orang yang baik, alim, sholeh dan berkahlaq oleh masyarakat, tetapi kenyataannya sifat kita adalah sebaliknya, tidak seperti anggapan masyarakat, maka kita harus bersungguh sungguh memperbanyak istighfar. Maka kita harus bersungguh-sungguh memohon ampunan kepada Allah swt. Karena menurut Ulama' Thoriqot, seburuk buruk manusia adalah manusia yang dianggap baik oleh masyarakat tetapi kenyataannya ia tidak mempunyai kebaikan sama sekali.

Na'udzu billah min dzalik. 

Wallahu A'lamu bis Showab.

Sumber Rujukan : Kitab Al-Minahus Saniyyah karya Syaikh Abdul Wahhab As-Sya'roni.

 

Pasuruan, 7 Desember 2024

Herman Felani

( Penyuluh Agama Islam Kemenag Kota Pasuruan)