KOMDIGI SERIUS MAJUKAN KOMUNIKASI PUBLIK MELALUI PELUNCURAN WEBSITE KIM.ID
- Jun 17, 2025
- ABDUL WAHAB
SeputarTamba'an, Kementerian Komunikasi dan Digital atau disingkat Komdigi, serius dan terus berkomitmen untuk memajukan komunikasi publik di Indonesia, hal ini disampaikan Marroli J. indarto pada acara Peluncuran dan Sosialisasi Website KIM.id. Mengawali pidatonya, Direktur Utama Kemitraan, Komunikasi, Lembaga dan Kehumasan Komdigi menyampaikan, bahwa riset saat ini telah menyebutkan, ada tiga media besar yang kini digunakan oleh masyarakat Indonesia, yakni media sosial, televisi dan media informasi (elektronik dan surat kabar). Karenanya diharapkan kehadiran KIM mampu memanfaatkan kanal-kanal yang sama untuk bisa relevan dengan masyarakat terkini. "KIM harus bisa berkontribusi kepada pemerintahan setempat, 3.066 KIM sudah terbentuk diharapkan mampu menginformasikan program program pemerintah, agar tercapai kemajuan komunikasi publik di Indonesia".

Peluncuran website KIM.id diselenggarakan pagi ini secara offline dan diikuti lebih dari 450 peserta atau pegiat KIM dari seluruh Indonesia secara online. Kota Cirebon dipilih sebagai tuan rumah gelaran acara tersebut, dan dibuka oleh sekretaris Dinas Kominfo Jawa Barat, dalam sambutannya Agi Agung Galuh Purwa secara singkat menyampaikan tujuan bagaimana membangun digitalisasi era Gubernur KDM untuk lebih mempermudah masyarakat dan birokrasi.
Selanjutnya pemaparan materi oleh dua narasumber diantaranya adalah Helmi Hafid yang menyampaikan bahwa Jabar dan Jatim merupakan kiblat dari keberhasilan KIM, KIM bisa dilihat kemajuannya di dua propinsi tersebut. Pranata Humas Ahli Madya Komdigi itu mengutip Permenkominfo Nomor 4 Tahun 2024 yang berbunyi "KIM adalah kelompok masyarakat yang melakukan pengelolaan dan disemilasi informasi dalam rangka peningkatan pemberdayaan masyarakat secara mandiri dan kreatif". Karenanya KIM seharusnya dibentuk oleh, dari dan untuk masyarakat, yang berkedudukan di kelurahan/desa, dan ditetapkan minimal oleh Kades/Lurah, serta terdaftar di Dinas Kabupaten/Kota.
Kusnadi, narasumber kedua kegiatan ini menerangkan detail terkait redesain yang telah dilakukan pada website KIM.id, diantaranya: adanya pemutakhiran bahasa, penyajian konten top tranding, pembuatan halaman search engine, penyajian data real time, fitur pendaftaran KIM, fitur ramah disabilitas, widget harga bahan komoditas nasional, rilis management dan monitoring konten medsos KIM. Selain itu, developer website KIM.id itu juga menjelaskan terkait adanya pengembangan sistem yang ada di KIM.id, yakni ada 3 sistem website, diantaranya: KIM.id, kelola KIM.id dan leading pads yang dapat menampilkan semua dan apa saja yang telah dikelola oleh admin.

Perlu diketahui, bahwasanya penggunakan website KIM.id sudah diaplikasikan oleh banyak admin KIM di daerah termasuk yang ada di desa atau kelurahan, Diskominfotik Kota Pasuruan salah satunya yang turut memfasilitasi pembuatan website melalui domain KIM.id, sekaligus membimbing, mengarahkan dan mendampingi KIM Kelurahan se-kota Pasuruan. dan mereka eksis semenjak tahun 2024 lalu.
(Tim KIM Tamba'an yang mengikuti kegiatan secara daring)